ICSW

International Conference on Social Welfare Issues in The ASEAN Region 2011

Salah satu aspek penting di dalam Cetak Biru Komunitas Sosial-budaya ASEAN (the ASEAN Socio-Cultural Community/ASCC Blueprint) adalah pentingnya kerjasama pembangunan kesejahteraan sosial dan perbaikan taraf penghidupan masyarakat. Cetak biru ASCC tersebut merupakan dasar normatif bagi upaya-upaya strategis kerjasama regional di bidang kesejahteraan sosial.

Dalam rangka penguatan kerjasama yang produktif antara negara-negara di kawasan ASEAN dan peningkatan pembangunan manusia dan sosial, maka diselenggarakanlah The International Conference on Social Welfare in the ASEAN Region yang melibatkan perwakilan-perwakilan pemerintah, akademisi dan praktisi. Kegiatan konferensi ini diselenggarakan di Hotel Sultan Jakarta tanggal 27-28 Oktober 2011 dengan dilanjutkan kunjungan lapangan di Bandung dan Bali. Peserta konferensi terdiri dari delegasi negara-negara ASEAN, Non ASEAN, akademisi, Orsos/LSM, Dunia Usaha, dan Kepala Dinas Sosial Provinsi seluruh Indonesia.

Konferensi ini pada dasarnya bertujuan untuk mangembangkan pilar-pilar dalam upaya mendukung proses berdirinya Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASCC), terutama dalam pembangunan manusia untuk kesejahteraan di wilayah ASEAN. Secara khusus, konferensi ini dimaksudkan untuk :

1. Mengeksplorasi dan mendokumentasikan persamaan dan perbedaan kebijakan-kebijakan dan program-program terkait dengan pembangunan manusia, dengan memperhatikan keragaman kondisi Iembaga, sejarah dan taraf kesejahteraan diantara negara-negara ASEAN.

2. Memfasilitasi pertukaran pengetahuan tentang bagaimana negara-negara ASEAN menginisiasi kerjasama multi-stakeholder dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan, dalam konteks mendukung Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASCC).

Presentasi dan diskusi dalam konferensi  membahas mengenai kebutuhan, prospek, dan visi terkait dengan isu-isu kesejahteraan sosial di kawasan ASEAN; tantangan-tantangan utama, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan dalam memperkuat kebijakan dan kerjasama multi-stakeholder dalam pembangunan manusia dan sosial di kawasan ASEAN, terutama dalam bidang :

  1. Pendidikan dan Profesi Pekerjaan Sosial,
  2. Lanjut Usia,
  3. Manajemen Bencana,
  4. Pekerja Migran,
  5. Orang dengan Kecacatan,
  6. Kesejahteraan Anak, dan
  7. Tanggung Jawab SosiaI Perusahaan (CSR).